Selasa, 09 Desember 2014

Sembilan Satu

Gimana rasanya, sudah deket, kompak, akrab banget sama temen-temen sekelas, eh malah dipisahin gitu aja? Dipisahinnya enggak semua sih, cuma beberapa orang dan aku termasuk di 'beberapa orang' itu. So, here's the story.

Tahun ajaran baru, 2014/2015 awal sudah dipenuhi dengan gosip tentang pindah kelas gitu. Ada yang bilang 5 orang yang pindah, ada yang bilang 2 cewek dan 2 cowok dengan ranking teratas, parahnya, ada yang bilang bakal dirombak habis-habisan! Gila aja. Begitulah nasib kalau semuanya masih sekedar gosip. Akhirnya, semua gosip dan kabar gak jelas ini di konfirmasi sama Bu Sri Wahyuni (WAKA Kesiswaan) di hari terakhir MOS. Keputusan akhir, kelas 9 akan ditambah 1 kelas lagi, yaitu kelas 9.1 yang isinya 2 cewek dan 2 cowok ranking tertinggi di kelasnya saat ini. And, yep. I will move to 9.1.

Waktu itu, aku langsung sedih, kesel, pokoknya enggak mau pindah. Udah klop banget sama GOLD. Terus, aku mikirnya di 9.1 isinya orang-orang cerdas. Bakal ngebosenin, serius, sunyi, senyap. Terus, aku ketemu sama Yuni yang senasib. Kita berdua jalan deh ke kelas 9.1 yang berlokasi di Lab TIK lama. Disana sudah ramai. Tapi pintu kelas belum bisa terbuka. Lumayan banyak yang sudah aku kenal, tapi yang belum aku kenal juga enggak kalah banyak. Gak lama, pintu dibuka. Mejanya enggak satu-satu. Tapi 1 berdua, dengan sekat di tengahnya. Disini, 2 meja dimepetin jadi bisa duduk berempat walaupun ada sekat. Aku dan Yuni mengambil tempat di sebelah kiri barisan kedua dari depan. Ada aku, Yuni, Sinta, dan Yasinta. Kita sudah kenal lumayan lama, tapi masih agak awkward gitu. 

Hari-hari pertama, belajar belum efektif. Paling baru perkenalan aja. Terus setiap istirahat, kelas pasti kosong. Semua pada balik ke kelas lama. Tapi, lama kelamaan pada males balik ke kelas lama, termasuk aku. Hari-hari selanjutnya, kita udah mulai kenalan, deket. Ternyata ekspektasiku tentang 9.1 ini enggak bener. Semuanya baik, ramah, lucu, dan enggak semuanya secerdas Iin (Juara 1 umum). Kita semua disini sama-sama belajar. 

Gak kerasa sudah Bulan September aja. Saatnya UTS. Berhubung kita semua sudah kenal deket, jadi kerja sama bisa berjalan lancar wkwkwk. UTS cuma beberapa hari, soal essay semua. Enggak terlalu susah, sih. Terus, habis UTS adalah hari yang ditunggu-tunggu. Tirtayatra&Study Tour! Siapa coba yang enggak excited? :D Dari jauh-jauh hari, bahkan sebelum UTS, aku sama Yuni, Sinta, Yasinta sudah ngerencanain macem-macem. Mulai dari barisan duduk di bus, kamar, baju, perlengkapan, pokoknya semuanya. Padahal waktu itu belum UTS...

Tirtayatra dimulai hari Sabtu, 27 September 2014. Kita kumpul di sekolah jam setengah 7, terus sembahyang bersama. Untungnya, 9.1 digabung di bus 1. Tadinya mau dipindah ke kelas masing-masing. Tapi, karena sudah klop, semua nolak. Hahaha. Di bus, aku dan 3 butir itu nyari tempat duduk dibelakang-belakang gitu. Soalnya, dalam sejarah, tempat paling seru itu dibelakang. Awal perjalanan, aku sama Yuni battle Let's Get Rich sama Mahendra & Duta. Kita menang wkwkwk. Habis itu, kita cerita-cerita, main Truth or Dare, foto-foto, dan ada juga yang tidur.


Beberapa foto di bus

Hari pertama kita ke tempat-tempat suci aja. Hari kedua baru ke tempat-tempat wisata. Selama perjalanan di bus, banyak yang tidur dan banyak yang dikerjain juga. Ada yang diolesin stoberi, ada yang dipakaiin lipstick (padahal cowok), ada yang dimasukin kertas, pokoknya banyak deh. Untungnya aku enggak tidur waktu itu :D

2 hari tirtayatra bener-bener bermakna dan bikin 9.1 makin kompak, makin akrab, makin deket. Kenangan-kenangan manis yang terukir pasti enggak akan terlupakan. Aku, Yuni, Yasinta, Sinta makin deket banget. Kemana mana berempat, sampai ada yang nge-ask di ask.fm Yuni, nanyain tentang kita, kok bisa akrab, gak pernah berantem, dll.

Tapi, sempet ada masalah waktu rapot UTS dibagiin. Banyak yang jeblok nilainya. Dari yang awalnya ranking 1 atau 2, jadi turun banget. Aku sih biasa aja. Nilaiku naik, ranking turun. Enggak apa-apa lah ya. Tapi sejak saat itu, Sinta jadi diem-diem aja. Padahal biasanya dia paling heboh. Kehilangan banget.

Untungnya itu enggak berlangsung lama. Sekarang kita udah kompak lagi. 9.1 udah bahagia. Enggak mau pisah. Pas udah baik-baik gini, bahagia, seneng, kompak, EH ADA GOSIP KALAU SEMESTER 2, SEMUA BALIK KE KELAS MASING-MASING. Apa-apaan. Semoga aja cuma gosip yang sebentar lagi akan hilang ditelan waktu.

Karena sesungguhnya, semua yang terjadi pasti memiliki tujuan yang baik.
9.1 saat ini, besok, dan selamanya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar