Rabu, 13 Mei 2015

3 Idiots

Libur sekolah sudah hampir seminggu dan aku belum mengerjakan apapun. Libur yang benar-benar tidak produktif. Masalahnya, aku bingung mau ngapain. Rencananya sih mau streaming film. Tapi, film yang aku cari belum ada di website-website streaming film, hahaha.

Sekitar 2 hari lalu, aku bener-bener bingung mau ngapain. Aku hidupin laptop dan aku inget, Sinta dan Yuni ngasi aku film beberapa waktu lalu. Filmnya lumayan banyak, jadi bingung mau nonton yang mana. Jadi, aku milih nonton 3 Idiots karena direkomendasikan sama 3 temanku.

Awalnya aku kaget. Durasi filmnya hampir 3 jam. Tapi, aku nikmatin aja. Alurnya aku suka. Campuran. Jadi ada flashback-flashback-nya gitu. Pertamanya masih agak bingung sama jalan ceritanya. Sama tokoh-tokohnya juga. Soalnya namanya agak susah diinget gitu.

Aku suka sama Rancho (Ya anggap aja namanya masih Rancho). Dia sekolah bukan untuk nyari nilai. Tapi untuk belajar. Aku suka cara dia menjelaskan definisi mesin secara singkat, terus ngejelasin mau ngambil buku ke professor-nya dengan kata-kata yang super ribet. Lucu banget bagian itu. Bagian lucu lainnya..... banyak sih. Banyak banget. Bagian Chatur berpidato sampai diketawain sama semua orang itu juga lucu. Bagian si Rancho sama Pia ngajak ayahnya Raju naik scooter ke rumah sakit itu sukses bikin aku ketawa ngakak.

Pokoknya film ini recommended banget. Walaupun aku nontonnya telat banget. Tapi tetep lucu. Pelajarannya dapet banget. Hiburannya juga mantap. Yang belum nonton, cepet nonton deh. Pasti terkesan. Dan satu lagi, jangan pernah meremehkan orang lain dan merasa jadi yang paling hebat karena mungkin orang yang kita remehkan itu jauh lebih hebat dari kita. Seperti Chatur yang meremehkan Rancho (Phungsuk Wandhu) A for Apple B for Ball hahaha

Bali, 13 Mei 2015
-Feonie-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar